Kamis, 26 Maret 2015

Kesabaran harus dilatih


Wah, sudah beberapa kali mencoba menulis isi blog ini, tapi setiap kali mencoba langsung "blet".. Mati lampu, bikin mood jadi hilang. Trading manualpun gak konsen. Hasilnya sudah bisa dipastikan tidak maksimal. Bahkan hancur berantakan.

Tak semua memang bisa berjalan dengan mulus. Semua analisa itu tak ada yang meleset sedikitpun, sesuai dengan trading plan, namun disaat lupa saya terkadang harus berhadapan dengan pilihan yang sulit, antara MC atau cut loss.

Gak asyik kalo gak ada posisi dan takut terlambat masuk market.
Hasilnya adalah floating minus yang lama. Dan ini yang sering bikin MC karena hati yang gundah gulana dan fikiran mulai tidak rasional, akhirnya mengambil keputusan yang salah, trading plan yang sudah ada tidak dijalankan dan melihat ke pairs lain yang sama sekali tidak pernah direncanakan.

Cara mengatasinya adalah dengan memperhatikan angka sakti, angka angka kembar, misalnya 0000, atau 3333, atau 5555 nah, 1.484646(Misalnya di GBPUSD) di angka-angka ini biasanya Harga akan bermain 10-30 pips sebelum meninggalkan  harga tersebut dan parkir di angka sakti yang lain. Ini bisa kita jadikan patokan Support/Resistance sendiri. 

Tradingplan yang sudah kita bangun sedari pagi misalnya pastinya kita udah siap-siap di angka-angka tersebut, entah itu buy/sell tergantung dari sisi news, price action, atau bahkan chart pattern dan candlestic bisa kita prediksi.

Mudah dalam teori, tapi saya sendiri sulit mempraktekkannya tapi setidaknya ada tulisan untuk mengingat kesalahan yang saya lakukan.

Target Dilanggar
Saya sudah menetapkan target harian, ada 4 target, yakni $20, $40, $100 dan $200 maks. Paling sering kena itu yang $100. Ini biasanya udah penat banget, dari pagi sampai malem dah maksimal. Dan karena berusaha mencapai target $200 akhirnya gak peduli overtrade.
Turunlah ke $70, loss lagi, turun ke $50, loss lagi, turun ke $30 gak terima akhirnya MC.

Ini penyakit lama yang saya kira banyak trader pemula mengalami, dan rupanya ini masih menghantui saya. Sungguh pun ini sebenarnya gampang sekali solusinya, tapi mungkin karena terlalu berbangga hati ingin profit yang lebih di hari yang sama sehingga memutuskan untuk more and more akhirnya hancur.

Padahal masih ada hari esok untuk trading, masih ada minggu esok tuk trading. Masih banyak sisa margin untuk persiapan loss jika terjadi kesalahan dalam analisa.


Suasana Kondusif
Yep, kondisi di rumah sudah bisa dikendalikan, bonyok dah ngerti apa yang saya lakukan, istri juga sudah mendukung penuh, sayangnya suasana yang seperti ini pas akun udah berantakan.
Setidaknya mereka sudah gak ada masalah lagi

Tak ada kata lain selain kata BERSABAR. Tuhan maha adil kok, rejeki itu gak kemana asal kita tetep inget aja.


0 comments:

Posting Komentar